assalamualaiku warahmatullahi wabarakatuh.
لْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ وَ الْعَاقِبَةُ لِلْمُتِّقِيْنَ وَ الصَّلاَةُ وَ السَّلاَمُ عَلىَ اَشْرَفِ اْلاَنْبِيَاءِ وَ الْمُرْسَلِيْنَ وَ عَلىَ آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ أَمَّا بَعْدُ
لْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ وَ الْعَاقِبَةُ لِلْمُتِّقِيْنَ وَ الصَّلاَةُ وَ السَّلاَمُ عَلىَ اَشْرَفِ اْلاَنْبِيَاءِ وَ الْمُرْسَلِيْنَ وَ عَلىَ آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ أَمَّا بَعْدُ
sikap
hidup seseorang di bentuk oleh keyakinan yang di milikinya sebagai
seorang muslim keyakinan kita berpatri dua kalimat syahadat,
Asyhadu allailahaillah, wa,ashadu anna muhammadan rosulullah,
kalimat
ini membentuk perilaku kehidupan itulah ikrar yang kita ucapkan artinya
pada waktu kita mengucapkan syahadat saya bersaksi bahwa tidak ada
tuhan selain allah dan nabi muhammad utusan allah, kita sudah
melaksanakan sebuah ikrar kalosaya yakin tidak ada tuhan selain allah
itu berarti saya tidak akan pernah takut kecuali hanya kepada allah,
saya tidak akan pernah menggantungkan hidup kecuali hanya kepada allah,
saya tidak akan melarikan persoalaan kecuali hanya kepada allah, saya
tidak akan pernah minta tolong kecuali hanya kepada allah, berurat dan
berakar itu di dalam hati membentuk kepribadian dan mewarnai seluruh
langkah kehidupan kita, , di jaman kita faseh betul mengucapkan kalimat
syahadat tahlil pun lancar tetapi konsekwensi dari kalimat itu sering
kita abaikan apalagi kita berhadapan di jaman yang serba sulit sekarang
ini, ekonomi yang belum pulih, lapangan kerja susah, pengangguran
banyak, biaya hidup tinggi, orang mudah mengalami proses pergeseran
nilai, sholatnya masih menghadap allah tapi kepengen dagangan laris
menghadap dukun, maka di campurlah itu "iyya kana'budu wadukunasta'in"
inikan gaya hidup yang sinkrit, , puasa melahirkan keikhlasan kenapa
karena ibadah ini tanpa sugesti mungkin kita sholat masih berharap di
lihat orang, kita membayar zakat, kita bershodaqoh masih pengen di lihat
orang, tapi dengan puasa hanya kita dengan allah saja ini seharusnya
melahirkan gaya hidup keikhlasan bahwa kalo kita sudah berbuat yang
penting kita dengan allah saja mau di puji orang atau tidak , mau di
dengar orang atau tidak, mau di lihat orang atau tidak, yang penting
saya sebagai pelaksana sebuah ibadah dan allah sebagai tempat tujuan
kenapa ibadah ini saya laksanakan, karena itu pada jumpa malam ini kita
berbicara tenteng ikhlas dalam menghadapi kehidupan ini sebab bukan saja
hanya sholat kita harus ikhlas, puasa , zakat, tapi menjalani kehidupan
ini pun harus dengan keikhlasan, kita tahu bahwa apa saja kalau kita
sudah gantungkan kepada yang selain allah bersiaplah untuk kecewa,
ikhlas bukan tentu hal yang mudah kita laksanakan walaupun sangat mudah
untuk di ucapkan, tetapi inilah yang di perintahkan allah kepada kita
"wamaumiru illa liya'budullaha mukhlisin" kalain tidak di perintahkan
kecuali hanya menjadi penyembah yang penuh keikhlasan penyembah allah
yang berangkat dari semangat keikhlasan, imam al-ghojali pernah berkata
tentang keikhlasan ini "annas kulluhum mauta illal alimun, wal alimuuna
niyamun, illal amidun, wal alimuna mukhtarruna illal mukhlisun" manusia
pada dasarnya mati kecuali orang yang berilmu, orang yang berilmu
walaupun diya hidup tidur kecuali yang mengamalkan ilmunya dan orang
yang mengamalkan ilmunya banyak yang tertipu kecuali yang ikhlas di
dalam mengamalkannya, begitulah dalam kehidupan ini, , manusia pada
dasarnya mati kecuali orang yang berilmu, tidak banyak yang bisa di
lakukan tanpa ilmu , ilmu lah yang membuat manusia hidup berkembang
tumbuh menjadi lebih baik , ilmu dalam sebuah ungkapan lama, ilmu
membuat hidup jadi mudah, seni membuat hidup jadi indah, agama membuat
hidup lebih terarah,
kemajuan
ilmu yang menciptakan boing ruang dan waktu sudah bukan masalah,
manusia mati kecuali yang berilmu, orang yang berilmu walaupun diya
hidup tidurr, kecuali yang mengamalkan ilmunya , orang yang mengamalkan
ilmunya banyak yang tertipu, merasa sudah banyak karyanya sudah banyak
ibadahnya, mereka banyak yang tertipu illal mukhlisun kecuali orang yang
ikhlas di dalam mengamalkan ilmunya itu
amal
tanpa ikhlas sama seperti jasad tanpa ruhh, mati nilai amal kita dan
iblis itu sangat luar biasa, sehingga nabi katakan iblis masuk ketubuh
mu menggoda mu lewat saluran darah mu persempit saluran masuk iblis
dengan dzikir dan lapar, jadi ketika kita melaksanakn ibadah ini kita
mempersempit ruang gerak iblis
iblis
datang kepada setiap orang yang tidak sama, iblis datang kepada orang
kaya dengan membawa bendera bakhill, iblis datang kepada penguasa dengan
membawa bendera kedzoliman, iblis datang kepada para kiyai dengen
membawa bendera khasud, iri hati, dengki.
stateginya
berbeda tergantung kepada yang di detenginnya, kalau itu tidak terkena
maka di tanamkan lah perasaan bangga, amalmu sudah banyak kebaikanmu
sudah banyak di hilangkanlah keikhlasan kita.

Ketiganya memang harus beriringan....
BalasHapusAlhamdulillah, semoga kita termasuk kedalam orang yang iklhlas dalam mengamalkan ilmu kita.
BalasHapusmohon izin mengkopinya.